Formulir Pendaftaran Online Tanya via WhatsApp
Pendidikan Alternatif Akar Rumput

Sekolah Desa Payungi University

“Siap Salah, Menolak Kalah”

Prinsip Gerakan Kemandirian Pasar Yosomulyo Pelangi

Ruang belajar bersama bagi pegiat desa, pemuda, dan aparatur pemerintah untuk menempatkan desa sebagai subjek berdaya—bukan sekadar objek proyek pembangunan. Memadukan refleksi konseptual dengan pengalaman nyata menggerakkan ekosistem warga.

Dokumentasi Sekolah Penggerak Wisata di Payungi University
Kegiatan Kelas Sekolah Desa Payungi
Suasana sesi dialog interaktif dan studi lapangan peserta Sekolah Desa di Payungi, Kota Metro.
Filosofi & Latar Belakang

Desa Harus Menjadi Subjek Perubahan

Diskursus tentang desa selama ini kerap terhenti di tataran wacana administratif atau laporan formal. Ruang belajar yang membongkar realitas desa secara kritis dan membumi masih sangat terbatas.

Sekolah Desa Payungi University hadir bukan sebagai seminar satu arah, melainkan ruang pembibitan kader lokal champion. Peserta diajak membaca dinamika sosial, mengorganisir potensi warga, dan merancang model kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

  • Berangkat dari pengalaman nyata Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi).
  • Teori sosial kritis dipadukan dengan keterampilan taktis media digital dan ekraf.
  • Pendampingan pasca-pelatihan untuk keberlanjutan inisiatif di desa masing-masing.
Materi Pembelajaran

Enam Pilar Kurikulum Sekolah Desa

Disusun dari akumulasi praktik gerakan pemberdayaan lapangan, membekali peserta dari fondasi sosial hingga eksekusi program desa.

01

Social Mapping Desa

Teknik pemetaan sosial untuk membaca potensi kultural, relasi kuasa, dan aset laten warga agar intervensi program tepat sasaran dan terhindar dari salah sasaran.

02

Community Approach (3S)

Seni merangkul partisipasi aktif warga melalui 3 pilar: Spiritual, Social, dan Sense untuk membangun gotong royong yang organik dan berkelanjutan.

03

Media & Literasi Digital Desa

Membangun narasi desa mandiri melalui pengelolaan media sosial, website desa, produksi konten kreatif, dan strategi komunikasi publik yang efektif.

04

Ekonomi Kreatif & Wisata Komunitas

Strategi menghidupkan pasar kreatif komunitas dan mengoptimalkan 17 sub-sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal tanpa merusak ekosistem desa.

05

Pendidikan Pemberdayaan

Membentuk kader penggerak lokal yang berdaya nalar kritis, mampu mengelola sumber daya manusia dan alam desa dengan tata kelola yang transparan.

06

Pentahelix & Creative Hub

Merajut kemitraan multipihak antara Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan Media untuk memperkuat posisi tawar dan jejaring desa di tingkat nasional.

Praktisi & Akademisi

Tim Pemateri & Fasilitator

Dipandu langsung oleh para inisiator gerakan, akademisi, pegiat ekonomi kreatif, dan praktisi media digital yang mengawal pertumbuhan Payungi.

Dr. Dharma Setyawan

Dr. Dharma Setyawan

Inisiator Payungi & Akademisi
Ahmad Tsauban

Ahmad Tsauban

Ketua Pasar Payungi
Mustika Edi Santosa

Mustika Edi Santosa

Direktur Payungi University
Iqbal Baihaqi

Iqbal Baihaqi

Fasilitator Pariwisata & Media
Musthafa Akhyar

Musthafa Akhyar

Praktisi Digital Marketing
Dwi Nugroho

Dwi Nugroho

Koordinator SDGs Desa
Randi Pratama Putra

Randi Pratama Putra

Tim Media Digital Payungi
Julianto Nugroho

Julianto Nugroho

Tim Media Digital Payungi
Metode Belajar Terpadu

Fasilitas & Ruang Belajar

Memastikan setiap teori di kelas langsung terkonfirmasi dengan realitas operasional di lapangan.

Koneksi & Ruang Diskusi Terbuka

Lingkungan belajar yang asri dan terbuka di kawasan Payungi, dilengkapi akses internet cepat untuk menunjang riset mandiri dan praktik media digital.

Modul & Panduan Aplikatif

Bahan ajar komprehensif yang dirancang praktis, dapat langsung dijadikan acuan kerja ketika peserta kembali menyusun agenda aksi di desa asal.

Studi Lapangan Ekosistem Payungi

Observasi langsung denyut Pasar Yosomulyo Pelangi, berinteraksi dan berdiskusi langsung dengan ibu-ibu pedagang serta pengelola paguyuban.

Jejaring Kolaboratif

Mitra & Lembaga Kerjasama

Telah berkolaborasi bersama kementerian, BUMN, perguruan tinggi, hingga pemerintah desa dari berbagai wilayah.

IAIN Metro
UIN Jambi
PT Bukit Asam
DPR RI
BUMDes
Peserta Sekolah Desa Payungi
“

Sekolah desa bukan hanya memberi kami wawasan konseptual, tetapi mengajarkan langsung bagaimana menggerakkan warga dari bawah. Pulang dari Payungi, kami langsung mengaplikasikannya di desa kami.

Kader Penggerak Desa
Alumni Sekolah Desa Payungi University

Siap Membangun Kemandirian Desa Anda?

Bergabunglah bersama puluhan kader penggerak dari berbagai daerah. Pelajari metode praktis pengorganisasian warga, aktivasi ekonomi kreatif, dan media digital.

Konsultasi WhatsApp